Postingan

Remah-Remah Kehidupan

Gambar
LET IT BE... dengan semangat aku mengambil flasdisk kesayanganku. dengan satu tujuan, mengerjakan tugas-tugas kuliah. kubuka file2 yang ada berulang-ulang, tapi tak bisa.. kenapa ini?? teman-temanku bilang, waahh ini kena virus.. mak jlebbb..semua file kuliahku ada di situ dan semua kena virus? bisa dibuka nggak??? ya gak bisa lagi... aku diam sejenak. sungguh menyayangkan, aku tidak memback-up file2 itu. sedih, dan tak tau mengawali dari mana. apa yang harus aku perbuat, menangisi semuanya.. tiba-tiba aku teringat satu kata" Let It Be".. apa?? membiarkan nya terjadi begitu saja?? masih ada pertentangan dalam batinku.. namun kemudian... dalam sebuah pertanyaan "Apa yang Tuhan Mau?" membawaku pada kebenaran kata-kata ini..Let It Be. ada banyak hal di luar kendaliku sebagai manusia. ada hal-hal di luar dugaan ku..aku tak tahu apa yang terjadi kedepan.. peristiwa yang kualami ini adalah peristiwa sederhana, yang dengan "membesarkan hati" mengat...

Perjumpaan yang mengubah

Gambar
Berjumpa dengan Tuhan, mengubah diri menjadi berbuah bagi kehidupan Orang Majus dari Timur datang ke Yerusalem. Mereka mencari dan bertanya-tanya “Dimanakah Raja Yahudi yang baru dilahirkan? Kami telah melihat bintang-Nya di ufuk timur dan kami datang untuk menyembah Dia”. Mendengar pengakuan para Majus, Herodes sangat terkejut. Maka ia menyuruh para majus itu untuk mencari tahu tentang Yesus yang baru lahir. Ia melakukan ini, bukan untuk menyembah Yesus seperti yang ia katakan namun ia ingin membunuh Yesus. (bdk Mat Mat 2:1-12) Dalam perjalanan para Majus mengikuti bintang sampai akhirnya mereka berjumpa dengan Yesus. Mereka sujud menyembah dan bersuka cita. Mereka mempersembahkan emas, kemenyan dan mur. Kisah ini diakhiri dengan kata-kata “karena diperingatkan dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes, mereka pun pulang ke negerinya lewat jalan lain.” Inilah lambang pembaharuan diri. Setiap orang yang sudah berjumpa dengan Allah-para majus bertemu dengan Yesus- tak ...

Hiduplah dalam cinta

Gambar
Tanpa cinta, hidup menjadi gersang. Tanpa cinta, hidup berjalan seadanya. Tanpa cinta, hidup tanpa cita-cita, bisu dan kaku, Tempatkan cinta di dalam hati, maka cinta itu akan menjadi indah. Cinta akan menjadi kekuatan Ilahi yang mengubah duri menjadi mawar, cuka menjadi madu. Cinta mengubah kesedihan menjadi kegembiraan. Cinta mengubah kemarahan menjadi keramahan. Cinta mengubah kecerewetan menjadi nyanyian. Cinta mengubah keputusasaan menjadi pengharapan. Itulah cinta sang Ilahi, yang setia merengkuh hidup ini dari hari ke hari Semoga cinta Ilahi senantiasa mekar dalam diri setiap insan, bagaikan mawar yang terus membuka diri untuk mengangungkan sang pencipta.  With Love, Sr Maria Rosa PI

Engkau yang agung dapat kujumpai dalam segala hal

Gambar
Tuhan Allah kami, Engkau bukan suatu keagungan yang tak dapat disentuh, Engkau tak memakai tempat yang agung dan mulia di bumi ini, sehingga kami tak dapat menjangkauMu. Engkau hadir melalui hari baru, Engkau hadir melalui rahmat baru, Engkau hadir dalam segala hal, terlebih Engkau hadir dalam diri kami Jika Engkau yang begitu agung bisa kami jumpai, betapa beratinya ternyata hidup kami ini. Betapa berharganya kami dalam pandanganmu dan betapa indah rancanganMu dalam hidup kami. Maka kau tempatkan kami di dunia ini, untuk berkarya bersama Engkau, mencintai dan memulihkan kehidupan Terimakasih Tuhan untuk seluruh hidup kami, ini kami datang untuk hidup bersama Engkau dalam dunia ini... Tua Providentia Pater Gubernat Sr Maria Rosa, PI

kembali ke Galilea

Setelah Yesus bangkit dan berjumpa dengan para muridNya, kegembiraan yang mendalam sangat dirasakan para murid. Bisa dibayangkan, kehilangan orang yang diandalkan dan dikagumi tentu menjadi luka yang sangat mendalam. Ketakutan menjadi teman dalam perjalanan mereka selanjutnya. Mungkin seperti sakitnya diri kita saat ditinggal orang yang sangat berharga dalam hidup. namun, tanpa diduga tiba-tiba Yesus muncul kembali dan menyapa mereka "Damai sejahtera bagiku". Inilah peristiwa iman yang membuat para murid tercengang dan memahami ungkapan Yesus mengenai kebangkitanNya. Dalam kegalauan dan kekalutan yang dialami para murid, Yesus datang dan menyapa "Damai Sejahtera bagiMu" Salib yang sangat besar, tentunya membawa kegembiraan yang sangat besar pula. Salib yang dibawa Yesus dalam jalan penderitaanNya hingga akhirnya wafat dan bangkit, telah membangkitkan keberanian yang besar pula bagi para murid untuk mewartakan apa yang mereka lihat, alami bersama Yesus. meliha...